Buku-buku AKOER yang telah tersedia di toko buku terkemuka di kota Anda
|
|
Ditulis Oleh Administrator
|
|
Friday, 19 March 2010 |
|
Harga Rp. 55.000  
“Tuhan, mulai saat ini aku nyatakan Engkau tidak kuperlukan lagi! Namaku Siti Jenarwati dan aku tak lagi menyembah-Mu!” |
|
Pemutakhiran Terakhir ( Friday, 07 May 2010 )
|
|
Selengkapnya...
|
|
|
Ditulis Oleh Administrator
|
|
Thursday, 11 March 2010 |
|
Harga Rp. 68.000 
Kebahagiaan dalam hidup, melepaskan kegundahan, dan semangat baru, kalimat yang dapat menggambarkan apa yang dirasakan seperti tertulis dalam buku mengenai kisah kisah tentang harapan, kami mendapati bahwa proses penyembuhan dan perawatan penyakit tidak semata mata karena pengobatan, hubungan yang baik antar petugas yang menangani pasien juga antar pasien dengan kerabatnya, memegang peranan yang sangat penting.
|
|
Pemutakhiran Terakhir ( Friday, 07 May 2010 )
|
|
Selengkapnya...
|
|
|
Ditulis Oleh Administrator
|
|
Friday, 13 November 2009 |
|
Harga Rp. 68.000  Berdasarkan KISAH NYATA, seorang pejabat negara di republik ini
Rinduku padamu Adalah rindu Bukan kian dipandang Akan gemericik air Dimata Air Novel yang diangkat dari kisah nyata ini, barangkali hanya terjadi sekali dalam kehidupan kita. Magis,mempesona dan mengingatkan kita pada keagungan cinta. |
|
Pemutakhiran Terakhir ( Friday, 07 May 2010 )
|
|
Selengkapnya...
|
|
|
Ditulis Oleh Administrator
|
|
Friday, 13 November 2009 |
|
Harga Rp. 60.000  Dengan hati yang berulat dan berkarat. Satu dendam menoreh keyakinan bahwa perang ini harus diselesaikan dengan kemenangan, apapun bayaran-nya! Patricia tidak peduli lagi, ia melumuri dendamnya dengan darah dan tipu muslihat yang melibatkan gangster dan mafia. Tekadnya cuma satu – Menang Mutlak dan ”Tidak ada pilihan lain. Dragon Ring itu harus kurebut kembali!” |
|
Pemutakhiran Terakhir ( Friday, 07 May 2010 )
|
|
Selengkapnya...
|
|
|
Ijinkan Aku Menjadi Perempuan |
|
|
|
|
Ditulis Oleh Administrator
|
|
Friday, 13 November 2009 |
|
Harga Rp. 49.500  “Untuk apa aku datang lagi jika memang tidak mencintaimu?” ujar lelaki itu meyakinkan.
“Kenapa kau tidak menikah dengan perempuan?” “Maksudmu?” Lelaki itu tampak begitu bingung dengan pertanyaan yang baru saja didengarnya. “Perempuan baik-baik, wanita terhormat.” Ia mencoba menegaskan intonasi bicaranya. Kalo ini lelaki itu tidak menjawab. Ia mesara tersedut. “Apa bedanya?” Masih saja lelaki itu mencoba membela diri. “Perempuan sepertiku punya perasaan juga. Aku ingin menjadi layaknya seorang perempuan, hidup normal. Menjadi wanita baik-baik.” |
|
Pemutakhiran Terakhir ( Friday, 07 May 2010 )
|
|
Selengkapnya...
|
|
|
|
<< Awal < Sebelumnya 1 2 3 Berikutnya > Akhir >>
|
| Hasil 1 - 9 dari 27 |